Pemudik Diharapkan Bisa Memajukan dan Memperbaiki Perekonomian Desa


JUMLAH pemudik tahun 2019 dipastikan mencapai 23 juta orang. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun 2018 yang hanya sekitar 19,5 juta orang.

Menurut Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo, fenomena itu terjadi karena arus urbanisasi yang dari tahun ke tahun semakin tinggi.

“Jumlah pemudik melonjak tidak terlepas dari kian banyaknya masyarakat, yang notabene sebagian besar berasal dari perdesaan, yang terus memadati kawasan perkotaan,” kata Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo di Jakarta, Rabu (29/5/2019).

Mentri Eko menilai bahwa gelombang urbanisasi ikut dipengaruhi oleh para pemudik.

“Hal biasa jika pemudik tiba di kampung halaman menceritakan narasi-narasi yang dirasa tentang kota, yang dapat menstimulasi masyarakat desa untuk mendapatkan gambaran tentang kemajuan kota,” ujarnya.

Kendati demikian, alih-alih mengajak warga desa pindah ke kota, Menteri Eko berharap pemudik bisa membawa ide-ide segar yang bisa memajukan dan memperbaiki perekonomian desa.

“Tantangannya, bagaimana pelaku usaha di kota yang penuh dengan kreativitas dan inovasi serta ide-ide segar tentang pengembangan usaha ini, pada titik tertentu dapat pula diimplementasikan di desa,” kata Menteri Eko.

Dengan makin membaiknya perekonomian desa, kata Menteri Eko, tentu akan mengurangi jumlah urbanisasi ke kota besar. "Dan tentunya tidak makin menambah jumlah pemudik di masa depan. Karena mengapa mesti ke kota jika di desa sudah memiliki penghidupan yang cukup dan layak,” ujar Menteri Eko.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini menambahkan bahwa ide-ide segar pengembangan usaha untuk desa bisa dikelola melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Inovasi di bidang produk unggulan desa tentu akan makin memberdayakan masyarakat desa. BUMDes pun dapat bangkit dengan adanya inovasi desa, karena hasil-hasil inovasi desa bisa dikelola oleh BUMDes,” tukasnya.

Bahkan kata Menteri Eko, semua hasil inovasi desa bisa tergambarkan dengan kemajuan yang ada di desa.

"Semakin maju desa semakin baik pula pemberdayaan dan perekonomian masyarakat,” tandasnya. (Sumber: pkb.id)